Seks di Dalam Mimpi
Mimpi Bercinta dengan Selebritas
Seksualitas banyak berkaitan dengan irama badaniah kita selama tidur. Wanita maupun pria mengalami “ereksi” nokturnal. Yaitu suatu periode ketika kepekaan alat kelaminnya meningkat. Pada saat itulah banyak orang bermimpi mengenai hal yang berhubungan dengan seks atau bermimpi melakukan hubungan seks.
Meskipun begitu, kalau kita bermimpi seru mengenai seseorang selain suami/istri, kadang-kadang kita terbangun dengan keringat dingin. Beberapa klien saya bertanya, “Apakah itu berarti saya memang ingin menyeleweng dari suami/istri?” Jawabannya, mungkin tidak.
Katakanlah Anda mimpi bercinta dengan tukang yang sedang memperbaiki genteng rumah Anda. Bisa saja mimpi itu menunjukkan bahwa Anda diam-diam bernafsu kepadanya. Mimpi kita membantu mengenali bahwa kita sesungguhnya binatang seksual yang berdekatan dengan hewan seksual lain dan kemungkinan saling tertarik.
Akan tetapi, tidak semua mimpi seks berkonotasi langsung dengan nafsu seksual seperti itu. Banyak juga pencitraan seksual di dalam mimpi memiliki implikasi psikologis lain. Sebagai contoh, jika Anda mimpi bercinta dengan bos, mungkin itu hanya cerminan dari keinginan Anda untuk memperoleh kekuasaannya.
Seks adalah cara mendapatkan orang lain sedekat mungkin. Dan kadang-kadang, mimpi mengenai hubungan atau interaksi yang sangat kuat disimbolkan dengan hubungan seks. Jadi, tak perlu merasa berdosa, kalau Anda bermimpi bersetubuh dengan orangtua, anak, kakak atau adik. Itu bisa jadi hanya melukiskan betapa dekatnya hubungan Anda dengan mereka. Bahkan kalau di dalam mimpi itu Anda melakukan hubungan seks yang luar biasa indah dan menyenangkan, mungkin itu pertanda baha hubungan sehari-hari Anda dengan mereka berjalan sangat lancar.
Mimpi seks juga bisa menjadi sarana untuk menyembuhkan luka di dalam hubungan kita dengan orang lain. Seorang klien bermimpi bercinta dengan kolega kerja yang selama ini sering bertikai dengannya. Mimpi itu menyadarkannya untuk memberikan respons yang berbeda, yang lebih lembut, yang lebih mengandung kasih, kepada teman kerjanya. Setelah itu, hubungan kerja mereka menjadi lebih baik.
Satu hal penting yang perlu diingat mengenai mimpi seks adalah: kapan pun Anda bermimpi soal seks, itu adalah cara alam bawah sadar Anda mengatakan bahwa “Aku memiliki (atau menginginkan) sifat-sifat orang atau pengalaman itu.” Jadikan mimpi seks sebagai pintu untuk mengetahui siapa diri Anda sesungguhnya, atau apa yang sebenarnya Anda inginkan.
Mimpi Selingkuh & Kerbau Ngamuk
Seringkali, seks muncul di dalam mimpi hanya berupa simbol-simbol. Akan tetapi, kalau seks itu digambarkan secara langsung, hal ini menunjukkan bahwa si pemimpi mampu dengan mudah menerima dorongan maupun luka batin dalam hubungan seksualnya. Yang lebih penting kemudian adalah usaha untuk memahami seperti apakah suasana atau drama unsur seks itu berlangsung.
Kondisi seksual dan psikologis kita, seperti kondisi fisik, tidak pernah diam berhenti – kecuali ada rasa sakit atau persoalan yang membekukannya pada tingkat kematangan tertentu. Karena itu, mimpi-mimpi seksual kita, bahkan kalau kehidupan seks kita memuaskan, dapat menggambarkan tantangan atau pertumbuhan baru apa yang sudah dipenuhi.
Sebagai contoh, kita simak mimpi Tami berikut ini.
Selingkuhanku berdiri di belakangku, dan suamiku, Yudi, berdiri di depanku. Aku meminta Yudi untuk bercinta denganku dan pada saat yang sama berfikir, “Ya Tuhan, kalau ia mau, ia pasti menganggap ada sesuatu di antara kami.” Aku tidak merasakan apa-apa terhadap Yudi, tetapi aku merasa sedang mencoba memberitahukan pacarku kalau aku ini dulu disukai Yudi.
Mimpi Tami tidak memerlukan interpretasi. Mimpi segamblang itu menunjukkan bahwa Tami menyadari apa yang dilakukannya terhadap perkawinannya. Hal yang perlu dilakukannya adalah menentukan tujuan hidupnya, dan bersama siapa ia hendak menempuh tujuan itu. Sebaliknya, kalau seks di dalam mimpi disimbolkan secara samar, mimpi itu menyiratkan kalau si pemimpi kurang menyadari motivasinya sendiri atau perasaan-perasaan sakit yang menderanya, seperti mimpi yang dialami Artono ini.
Aku berada di sebuah peternakan. Seorang anak lelaki menaiki kerbau. Kerbaunya marah. Kerbau itu sudah lama diikat tanpa diperhatikan. Sekarang tali pengikatnya terlepas dan kerbau itu mulai menyerang sapi-sapi. Pintu pagar kandang tertutup, tapi kerbau itu menanduk pagar hingga berantakan. Aku berlari menuju pagar dan duduk di sana, tapi karena melihat kerbau itu melanggar pagar layaknya kertas, aku mencari-cari tempat yang lebih aman. Kerbau itu mengejar sapi pertama dan berusaha menaikinya, tetapi sayangnya energi dan emosinya begitu kacau sehingga ia tidak bisa melakukan hubungan seks. Tindakannya malah membuat sapi itu terguling seperti pagar. Kemudian ia mengejar sapi berikutnya dan menanduknya, lalu mengejar dan menghunjam sapi lainnya. Aku memanjat kebun tetangga, mencoba keluar dari wilayah itu.
Mimpi Artono memakai simbol kerbau untuk menggambarkan dorongan seksnya yang sudah lama “terikat.” Kalau kita memperhatikan suasana dan plot cerita mimpinya, tampak bahwa Artono berusaha keras untuk menghindari tanggung jawabnya, atau mencoba lari dari dorongan seksnya sendiri (duduk di pagar). Meskipun mimpi Artono ini menggunakan simbol, tapi masih relatif jelas. Berbeda dengan mimpi Delia yang simbolnya lebih sulit diterjemahkan.
Aku dan suamiku berjalan menuju arah yang sama. Aku mulai bernyanyi dengan perasaan sangat bahagia, tapi kemudian aku terpaksa berhenti bernyanyi. Suamiku mengatakan kalau aku tampak bahagia karena baru saja melakukan hubungan seks. Aku merasa ia tahu apa yang kupikirkan ketika kami berjalan bersama. Ia kemudian diam-diam mulai bernyanyi. Ketika aku terbangun, aku tersenyum pada diriku sendiri. Sudah empat minggu kami tidak bercinta, dan tadi sore kami baru saja melakukannya lagi.
Dalam mebicarakan mimpinya, Delia mengatakan kalau ia merasa agak malu untuk mengakui bahwa seks membuatnya merasa bahagia. Selama ini ia suka beranggapan kalau ia bisa bahagia tanpa seks. Mimpi ini muncul akibat konflik antara sikap dan pikiran sadarnya – yang dipengaruhi oleh nilai-nilai tradisonal tentang perkawinan dan perempuan – dengan realitas perasaannya yang merasa senang dan nyaman setelah melakukan hubungan seks.
Fakta Seputar Mimpi Seks
Kapan pun seorang laki-laki bermimpi, ia mengalami ereksi, tidak peduli apa pun tema mimpinya. Wanita juga mengalami rangsangan yang serupa ketika bermimpi.
Pada saat bermimpi kita bisa dengan aman memuaskan segala bentuk hasrat seksual. Jangan biarkan nilai-nilai moral dunia “bangun” mengganggu dan merusak mimpi Anda. Kalau mimpi-mimpi seksual Anda malah membikin frustrasi, atau tidak menimbulkan kenikmatan yang dalam, buang saja rasa takut Anda, begitu pula dengan sikap-sikap yang membatasi, yang menghalangi arus gairah dan kenikmatan di dalam mimpi Anda.
Kerinduan Anda pada pasangan seks yang tidak diungkapkan secara terbuka, akan muncul dalam mimpi-mimpi Anda. Ini bukan berarti Anda tidak puas atau kecewa pada pasangan saat ini, jika di dalam mimpi Anda bercinta dengan orang lain. Semua orang memiliki kerinduan-kerinduan rahasia itu. Dan sama sekali sehat jika kerinduan seks itu muncul dalam mimpi.
Kadang-kadang kenikmatan seks dilukiskan dalam mimpi sebagai gelombang lautan, seekor ular, atau sesuatu yang coba Anda tolak. Mengapa simbolnya seperti itu? Karena karunia kenikmatan seks membanjiri seluruh tubuh, melepaskan semua ketegangan, membawa kedamaian dan ketenangan serta menyembuhkan sakit fisik maupun psikologis. Untuk mencapai hal ini, kita musti belajar melepaskan ikatan kontrol diri dan siap secara emosional.
Bagaimana kalau kita merasakan kenikmatan seks dengan seekor binatang, misalnya dicium atau dijilati seekor kucing? Ini adalah cara mimpi menjelaskan hasrat seks kepada kita. Cara yang sederhana dan tidak berbelit-belit. Bukan berarti kita orang gila atau aneh. Di dalam mimpi, kita memang membuang semua aturan sosial yang biasanya menentukan bagaimana kita mengekspresikan diri.
Energi di balik dorongan seksual sangatlah penting. Energi seks ini mengalir dalam berbagai bentuk. Tidak hanya disalurkan melalui seks alat kelamin saja, tetapi juga dengan cara menyayangi dan merawat orang-orang yang kita cintai. Kalau energi ini dihalang-halangi, tubuh dan jiwa kita bisa sakit. Mimpi seks menunjukkan secara rinci bagaimana kita musti menghadapi soal penting ini. Jangan menerima begitu saja rumus-rumus atau norma-norma seks yang ditanamkan kepada diri kita, karena itu hanya mengatur dunia “bangun”, sementara kehidupan “mimpi” adalah sepenuhnya, 100% milik Anda yang tidak boleh direbut siapa pun. Mimpi anda akan menunjukkan kebutuhan-kebutuhan intim Anda yang sangat unik, sama sekali berbeda dengan kebutuhan orang lain, bahkan orang terdekat kita. Ingat terus mimpi Anda agar kehidupan seks Anda makin kaya.
Mimpi Bercinta dengan Nicole Kidman & Kris Dayanti
Apabila Anda bermimpi bercinta dengan tokoh-tokoh politik, bintang sinetron, pemusik atau selebritas lainnya, apa kaitannya dengan perkawinan atau hubungan Anda saat ini?
Mimpi ini mungkin pertanda bahwa Anda merasa dianggap “begitu-begitu saja,” sesuatu yang ada dan sudah begitu “dari sononya.” Seperti pesawat televisi yang menggeletak di ruang keluarga, atau mobil yang dikendarai tiap hari, yang tak pernah kita pikirkan secara khusus, yang tak pernah dianggap istimewa.
Mimpi tentang orang-orang terkenal bisa berarti Anda meminta pengakuan atas beberapa hal yang selama ini dianggap rutin. Anda tak pernah lagi dipuji masakannya – padahal rasa masakan Anda masih lebih hebat daripada buatan koki hotel bintang lima – karena setiap hari kelezatan hidangan Anda hadir setiap hari. Anda tak pernah lagi dipeluk sepulang kantor – karena kerja keras Anda hari ini sudah dianggap sama dengan yang kemarin. Peranan Anda dalam kehidupan keluarga – entah sebagai ibu rumah tangga maupun pegawai biasa di kantor – sudah tersembunyi dari pandangan anggota keluarga lainnya.
Selebritas juga menyimbolkan sifat-sifat kita yang tersembunyi yang ingin kita “pamerkan” kepada orang lain. Yang ingin kita beri garis bawah, yang ingin kita sinari, supaya mencolok dan terlihat orang lain.
Seorang ibu rumah tangga, berkali-kali bermimpi bercinta dengan bintang film Nicole Kidman. Ia jadi ketakutan dan minta konsultasi tatap muka dengan saya. Ia khawatir kalau dirinya punya kecenderungan homoseksual atau lesbian. Setelah beberapa saat berdialog, dan mengetahui persoalannya, saya membeberkan sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris beberapa tahun lalu. Seorang peneliti menemukan bahwa banyak wanita memimpikan penyanyi Madonna. Mimpi ini tak ada kaitannya dengan peran Madonna sebagai simbol seks. Ia dianggap oleh para wanita itu sebagai seorang sekutu, seorang sahabat yang berkuasa. Mimpi itu memberi semangat perempuan-perempuan itu untuk menjadi lebih berdaya dalam kehidupan sehari-hari.
Begitu pula dengan mimpi yang dialami oleh Dodo, pria eksekutif berumur 32 tahun yang telah menikah dan punya dua orang anak. Ia sering memimpikan penyanyi Kris Dayanti.
“Sebagian mimpi itu seksual, tapi ada juga yang tidak,” papar Dodo. “Dalam salah satu mimpiku, Kris Dayanti memintaku untuk mengerjakan suatu tugas yang sangat penting untuk keluarganya. Aku lakukan dan ia mengaku bangga kepadaku. Mimpi-mimpi ini biasanya membuatku merasa nyaman dengan diriku sendiri.”
Dodo mengatakan kalau perkawinannya bahagia dan ia selalu menceritakan mimpinya kepada istrinya, seakan-akan istrinya merasa cukup aman dan tidak terancam oleh mimpi-mimpi itu. Secara umum, sangat disarankan untuk tidak menceritakan soal mimpi-mimpi semacam ini kepada pasangan Anda karena ia bisa menerjemahkannya secara harafiah bahwa Anda memang ingin bercinta dengan Kris Dayanti atau selebritas lain yang Anda impi-impikan. Tidak peduli betapa bahagia, dan seberapa terbuka hubungan Anda dengan pasangan, lebih baik kisahkan mimpi itu kepada seorang penerjemah mimpi profesional.
Dalam mimpi Dodo, Kris Dayanti adalah seorang tokoh yang dihormati yang memberikan dukungan kepadanya. Seorang istimewa yang memberikan sesuatu yang penting untuk dikerjakan. “tugas keluarga” itu berhubungan dengan perannya di dalam perkawinannya sendiri. Mimpi ini merupakan umpan balik yang sangat positif bagi jiwa dan kepribadian Dodo.
Kapan pun Anda bermimpi tentang orang yang sangat terkenal, segeralah tuliskan sifat-sifat positif dan negatif orang tersebut. Jangan berfikir terlalu dalam. Kemudian tanyakan pada diri sendiri, “Apakah ada sifat-sifat itu di dalam diriku? Apakah sifat-sifat ini yang ingin aku kembangkan dalam perkawinanku?”
Mengapa Tidak Bermimpi Seks dengan Pasangan Sendiri?
Hampir setiap malam, sepanjang usia perkawinan, di samping Anda tidur orang yang paling Anda cintai. Lalu mengapa di dalam mimpi Anda bukan dia yang hadir dan bercinta dengan Anda, tapi malah orang lain? Mengapa kita tidak sering bermimpi erotis, romantis, dan seksual dengannya? Banyak orang bingung menghadapi fenomena seperti ini.
Sebagian besar mimpi kita mengenai hal-hal yang belum kita selesaikan dalam kehidupan sehari-hari. Lalu kita berusaha menuntaskannya dalam mimpi. Kalau kita mempunyai hubungan yang membahagiakan dan secara seksual juga terpuaskan, maka tidak ada sesuatu yang harus kita bereskan di dalam mimpi.
Hal ini terlihat dalam serangkaian mimpi yang dialami Elena. Ia sudah menikah selama lima tahun, tetapi baru belakangan ini suaminya hadir dalam mimpinya. Seingatnya, dalam tahun-tahun pertama perkawinannya, ia tak pernah memimpikan suaminya.
Dalam sebagian besar mimpiku, suamiku ada di sana, menjadi bagian dari suasana dan pemandangan, tetapi tak pernah menjadi tokoh sentral. Dalam mimpi yang lain, kami berjalan-jalan di kompleks perumahan. Sedangkan di lain mimpi, kami tampak naik perahu bersama di danau. Semnua itu adalah mimpi yang indah dan aku terbangun dengan rasa bahagia. Aku tidak mengalami mimpi-mimpi kehidupan sehari-hari seperti ini ketika baru saja menikah.
Memimpikan seorang pria atau suami “sekadar ada di sana” sesungguhnya merupakan sumber penguatan dan rasa aman dalam perkawinan. Tema berperahu bersama menunjukkan dua orang yang bergerak seirama mencapai tujuan yang sama.
Mimpi Lampu Merah untuk Perkawinan
Kalau Anda berkali-kali bermimpi negatif tentang suami/istri, apalagi kalau mimpi dengan cerita dan suasana yang sama terjadi berkali-kali – Anda jangan sampai mengabaikannya. Setiap mimpi yang berulang-ulang merupakan lampu peringatan bagi kita, seperti yang dialami oleh Dania, 37 tahun, dengan perkawinan berumur 14 tahun dan dua anak perempuan.
Aku selalu bermimpi suamiku meninggalkanku. Setiap kali ceritanya mirip. Ia pulang ke rumah dan memberitahukan kalau ia telah menemukan seseorang yang membuatnya merasa sangat bahagia. Aku merasa sakit, takut dan marah. “Bagaimana mungkin engkau melakukan hal ini?” tanyaku kepadanya.
Selain mimpi ini, Dania juga mengalami mimpi lain yang juga berulang-ulang terjadi dengan kisah yang sama.
Aku naik mobil bersama kedua anak perempuanku. Kami hendak melewati jembatan. Tepat sebelum kami menyeberang, hujan badai tiba-tiba turun.
Hubungan Dania dan suaminya tidak berjalan mulus. “Aku merasa ia tidak mencintaiku sebagaimana seharusnya,” ujar Dania. “Ia seorang penyendiri dan tidak suka menunjukkan perasaannya.” Dua tahun lalu, mereka pernah berpisah beberapa saat. Setelah bersatu kembali, semuanya membaik kembali selama beberapa bulan. Tetapi sekarang kembali memburuk. “Ia dingin, tidak memberi respons berarti. Dan anak-anak cukup besar untuk mengetahui apa yang terjadi. Si sulung suka berkata seperti ‘Ma, kamu pantas mendapat perlakuan seperti ini.’ Kalau saja dalam mimpi itu aku yang meninggalkannya, tampaknya akan lebih masuk akal.”
Tidak mesti. Sesungguhnya, rasa marah dan sakit Dania karena diabaikan, sudah diproyeksikan kepada suaminya. Karena itulah suaminya yang meninggalkannya dalam mimpi.
Dania tidak bahagia, begitu pula suaminya. Mimpi ini memberitahukan kepadanya untuk “bersiap-siap.” Bagian dirinya sudah mengetahui kalau hubungan mereka telah berakhir. Ia merasa seperti senang kalau ia yang meninggalkan suaminya, tetapi ia tidak berada pada titik dimana ia bisa dan sanggup mengatakan kalau hubungan mereka sudah tamat.
Menurut Dania sendiri, secara keuangan ia memang sama sekali tidak siap. “Aku tahu kalau aku ingin meninggalkan perkawinan ini, tapi kemudian aku berfikir lagi. Bungsuku berumur 12 tahun. Kalau saja aku bisa mempertahankan perkawinan ini sampai sekitar enam tahun lagi saat ia sudah dewasa, mungkin segalanya akan lebih baik. Pada saat itu tentu anaknya sudah lebih bisa mandiri.
Kebanyakan pakar sepakat bahwa orang-orang yang mengalami hubungan buruk bisa minta bantuan dari mimpi-mimpi mereka. Misalnya, sebelum tidur Dania bisa meminta tema tertentu pada mimpinya, “Akankah cinta sejati menghampiriku?” Kalau ia bisa mengalami mimpi cinta kasih yang amat kuat, tentu itu akan menjadi harapan baru baginya. D
Dr. Dono Baswardono, Psych, Graph, AISEC, MA, Ph.D – Sexologist, Pschoanalyst, Graphologist, Marriage & Family Therapist.
Untuk konsultasi, hubungi di 087881705466 atau pin 2849C490. :)
Showing posts with label sex affair. Show all posts
Showing posts with label sex affair. Show all posts
Monday, July 16, 2012
Sunday, July 15, 2012
6 Langkah Dasar Mengakhiri Perselingkuhan
6 Langkah Dasar Mengakhiri Perselingkuhan
Menjalin hubungan itu tak gampang. Mengakhiri perselingkuhan jauh lebih sulit lagi. Lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Begitu sulitnya, sampai-sampai tak sedikit lelaki yang memilih mendadak menghilang atau lari dari kehidupan selingkuhannya daripada berbicara baik-baik kepada WIL/PIL-nya untuk mengakhiri hubungan mereka. Ada banyak lagi cara yang dilakukan orang untuk menamatkan hubungan mereka yang biasanya tidak cocok bagi diri Anda. Berikut ini beberapa langkah dasar yang bisa Anda ambil untuk membunuh hubungan perserongan.
Putuskan Samasekali. Bila Anda memutuskan untuk mengakhiri sebuah affair, Anda harus tegas dan tuntas dalam keputusan ini. Anda musti berkomitmen untuk benar-benar menamatkannya dan bukan sekadar keputusan sambil lalu.
Ucapkan Selamat Tinggal. Ucapkan selamat tinggal yang terakhir kepada kekasih Anda. Anda bisa melakukan ini dengan berhadapan langsung dengannya atau mengirim surat atau email. Cara yang Anda pakai untuk memberitahu kekasih Anda ini bergantung pada seberapa lama perselingkuhan Anda dan seberapa baik Anda bisa menduga reaksi kekasih Anda nantinya. Memberitahu selingkuhan Anda bahwa Anda menamatkan hubungan dengannya bisa menimbulkan tindakan-tindakan ‘balas dendam’ yang tidak Anda kehendaki. Karena iu, berhati-hatilah pada tindakan dan ucapan Anda.
Putuskan Semua Hubungan. Setelah Anda mengucapkan selamat tinggal, Anda harus memutuskan semua hubungan dengan selingkuhan Anda. Jangan berhubungan lewat apa pun, baik menelpon langsung, SMS, chatting, email atau bahkan titip pesan lewat teman. Mungkin Anda perlu mengganti nomor HP, alamat email, dan blok semua nomor telepon, nomor HP dan alamat email mantan selingkuhan Anda. Walaupun ketika mengucapkan selamat tinggal Anda saling menjamin untuk tetap berteman, tetapi Anda tetap harus mematikan semua hubungan (sampai waktu yang tak terbatas; khususnya sampai setelah Anda sungguh-sungguh bisa saling percaya kembali dengan pasangan). Anda harus melakukan hal ini sebagai komitmen pada keputusan yang sudah Anda ambil.
Ubahlah Jadwal Hidup Anda. Kalau biasanya Anda bertemu selingkuhan saat sarapan di restoran tertentu, maka Anda harus pergi ke restoran lain untuk sarapan. Bahkan, tak pernah lagi datang ke restoran itu saat sarapan. Lebih bagus lagi, sarapanlah di rumah bersama dengan pasangan Anda. Mengubah jadwal dan pola hidup akan mengalihkan pikiran dan perasaan Anda terhadap selingkuhan Anda dan hal-hal yang biasa Anda lakukan berdua.
Beritahu Sahabat-sahabat Anda. Teman-teman dekat Anda adalah kelompok pendukung dan bisa membantu Anda melupakan penyelewengan Anda. Mereka juga bisa mengingatkan Anda pada komitmen Anda untuk mengakhiri perselingkuhan. Mereka juga bisa memberikan ketenangan dan kedamaian yang Anda butuhkan selama proses ini. Teman-teman yang mengetahui penyelewengan Anda pasti dengan suka cita akan mendukung keputusan Anda menamatkannya dan dengan senang mambantu Anda menjalani proses yang berat ini.
Berkonsentrasilah pada Pasangan Anda. Beri perhatian penuh pada pasangan Anda, tetapi jangan sampai mendekati titik muak atau tersedak. Ingat bahwa penyelewengan Anda punya dampak jauh lebih berat pada perasaan, harga diri dan kepercayaan pasangan Anda. Karena itu, saat Anda menghabisi penyelewengan, Anda harus membangun kembali hubungan Anda dengan pasangan. Andalah yang punya kewajiban untuk mengembalikan rasa percayanya. Rasa percaya bukanlah hadiah. Lagi pula, pasangan Anda adalah pendukung utama Anda agar Anda bisa melupakan selingkuhan Anda.
Mengakhiri hubungan apa pun memang terasa berat dan menyakitkan, penuh ketidakpastian dan rasa kehilangan. Akan tetapi, kalau Anda ingin mendapatkan kembali rasa percaya dari pasangan, keluarga dan teman-teman, maka Anda musti sungguh-sungguh, dengan hati teguh menamatkan perselingkuhan Anda. Dalam proses ini, Anda juga harus memelihara kehormatan dan harga diri, agar pada waktunya nanti, setelah semua luka hati sembuh, Anda telah melupakan penyelewengan yang semustinya tidak perlu terjadi sama sekali. DB
Dr. Dono Baswardono, Psych, Graph, AISEC, MA, Ph.D – Sexologist, Pschoanalyst, Graphologist, Marriage & Family Therapist.
Untuk konsultasi, hubungi di 087881705466 atau pin 2849C490. :)
Menjalin hubungan itu tak gampang. Mengakhiri perselingkuhan jauh lebih sulit lagi. Lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Begitu sulitnya, sampai-sampai tak sedikit lelaki yang memilih mendadak menghilang atau lari dari kehidupan selingkuhannya daripada berbicara baik-baik kepada WIL/PIL-nya untuk mengakhiri hubungan mereka. Ada banyak lagi cara yang dilakukan orang untuk menamatkan hubungan mereka yang biasanya tidak cocok bagi diri Anda. Berikut ini beberapa langkah dasar yang bisa Anda ambil untuk membunuh hubungan perserongan.
Putuskan Samasekali. Bila Anda memutuskan untuk mengakhiri sebuah affair, Anda harus tegas dan tuntas dalam keputusan ini. Anda musti berkomitmen untuk benar-benar menamatkannya dan bukan sekadar keputusan sambil lalu.
Ucapkan Selamat Tinggal. Ucapkan selamat tinggal yang terakhir kepada kekasih Anda. Anda bisa melakukan ini dengan berhadapan langsung dengannya atau mengirim surat atau email. Cara yang Anda pakai untuk memberitahu kekasih Anda ini bergantung pada seberapa lama perselingkuhan Anda dan seberapa baik Anda bisa menduga reaksi kekasih Anda nantinya. Memberitahu selingkuhan Anda bahwa Anda menamatkan hubungan dengannya bisa menimbulkan tindakan-tindakan ‘balas dendam’ yang tidak Anda kehendaki. Karena iu, berhati-hatilah pada tindakan dan ucapan Anda.
Putuskan Semua Hubungan. Setelah Anda mengucapkan selamat tinggal, Anda harus memutuskan semua hubungan dengan selingkuhan Anda. Jangan berhubungan lewat apa pun, baik menelpon langsung, SMS, chatting, email atau bahkan titip pesan lewat teman. Mungkin Anda perlu mengganti nomor HP, alamat email, dan blok semua nomor telepon, nomor HP dan alamat email mantan selingkuhan Anda. Walaupun ketika mengucapkan selamat tinggal Anda saling menjamin untuk tetap berteman, tetapi Anda tetap harus mematikan semua hubungan (sampai waktu yang tak terbatas; khususnya sampai setelah Anda sungguh-sungguh bisa saling percaya kembali dengan pasangan). Anda harus melakukan hal ini sebagai komitmen pada keputusan yang sudah Anda ambil.
Ubahlah Jadwal Hidup Anda. Kalau biasanya Anda bertemu selingkuhan saat sarapan di restoran tertentu, maka Anda harus pergi ke restoran lain untuk sarapan. Bahkan, tak pernah lagi datang ke restoran itu saat sarapan. Lebih bagus lagi, sarapanlah di rumah bersama dengan pasangan Anda. Mengubah jadwal dan pola hidup akan mengalihkan pikiran dan perasaan Anda terhadap selingkuhan Anda dan hal-hal yang biasa Anda lakukan berdua.
Beritahu Sahabat-sahabat Anda. Teman-teman dekat Anda adalah kelompok pendukung dan bisa membantu Anda melupakan penyelewengan Anda. Mereka juga bisa mengingatkan Anda pada komitmen Anda untuk mengakhiri perselingkuhan. Mereka juga bisa memberikan ketenangan dan kedamaian yang Anda butuhkan selama proses ini. Teman-teman yang mengetahui penyelewengan Anda pasti dengan suka cita akan mendukung keputusan Anda menamatkannya dan dengan senang mambantu Anda menjalani proses yang berat ini.
Berkonsentrasilah pada Pasangan Anda. Beri perhatian penuh pada pasangan Anda, tetapi jangan sampai mendekati titik muak atau tersedak. Ingat bahwa penyelewengan Anda punya dampak jauh lebih berat pada perasaan, harga diri dan kepercayaan pasangan Anda. Karena itu, saat Anda menghabisi penyelewengan, Anda harus membangun kembali hubungan Anda dengan pasangan. Andalah yang punya kewajiban untuk mengembalikan rasa percayanya. Rasa percaya bukanlah hadiah. Lagi pula, pasangan Anda adalah pendukung utama Anda agar Anda bisa melupakan selingkuhan Anda.
Mengakhiri hubungan apa pun memang terasa berat dan menyakitkan, penuh ketidakpastian dan rasa kehilangan. Akan tetapi, kalau Anda ingin mendapatkan kembali rasa percaya dari pasangan, keluarga dan teman-teman, maka Anda musti sungguh-sungguh, dengan hati teguh menamatkan perselingkuhan Anda. Dalam proses ini, Anda juga harus memelihara kehormatan dan harga diri, agar pada waktunya nanti, setelah semua luka hati sembuh, Anda telah melupakan penyelewengan yang semustinya tidak perlu terjadi sama sekali. DB
Dr. Dono Baswardono, Psych, Graph, AISEC, MA, Ph.D – Sexologist, Pschoanalyst, Graphologist, Marriage & Family Therapist.
Untuk konsultasi, hubungi di 087881705466 atau pin 2849C490. :)
Tuesday, September 4, 2007
After The Affair
SETELAH PENYELEWENGAN, BISAKAH PERKAWINAN BERTAHAN?
Menurut banyak psikolog dan terapis keluarga yang berpengalaman menangani kasus-kasus penyelewengan, jawabannya adalah “Ya!” Asalkan masing-masing bersedia secara jujur berintrospeksi dan menilai pasangannya. Selain itu, keduanya juga musti memiliki kemampuan untuk menilai diri sendiri di dalam situasi yang penuh kegalauan tersebut; suatu kemampuan yang dapat dipelajari.
Juga perlu diingat bahwa Anda tidak sendirian di dunia ini. Bukan hanya Anda sendiri yang dikhianati pasangan. Dan bukan Anda saja yang menyeleweng. Memang statistik berbeda-beda, tetapi menurut salah satu survai, sebanyak 37 persen lelaki menyeleweng dan 20 persen dari perempuan yang sudah menikah pernah berselingkuh. Tentu tidak seorang pun yang tahu berapa jumlah yang pasti. Yang jelas, orang yang bisa berbohong kepada suami/istrinya, tentu juga bisa berbohong kepada para peneliti.
Setelah Penyelewengan, Lalu Apa?
Para peneliti dan mereka yang pernah lolos dari terkaman perceraian tentu mendorong Anda untuk mencari bantuan dan menghadapi segala persoalan yang mendorong Anda atau pasangan untuk terlibat dalam perselingkuhan.
Penyelewengan seringkali mencerminkan persoalan-persoalan yang jauh lebih dalam – pada individu maupun dalam hubungan perkawinan – yang menjadi panggung bagi penyelewengan. Psikolog Shirley Glass menyarankan orang untuk mengkaji pokok-pokok masalah berikut ini:
1. Apa yang dikatakan penyelewengan itu mengenai individu?
Kajilah semua persoalan pribadi, apakah merasa kesepian, kurang percaya diri, hiperseksualitas, krisis paruh baya yang membuat anda mempertanyakan segala hal tentang kehidupan Anda – pekerjaan, perkawinan, dan posisi Anda di dalam masyarakat. Bahkan mungkin ada riwayat keluarga melakukan penyelewengan sehingga berselingkuh merupakan “perilaku yang dipelajari” dan secara tersirat diagungkan dan didukung.
Bagi banyak orang, penyelewengan adalah peristiwa yang mampu mengubah hidupnya. Perselingkuhan kerap mendorong introspeksi diri dan bisa memicu perubahan arah kehidupan seseorang. Sebagian orang akhirnya mulai “tumbuh dewasa” setelah menyeleweng. Sebagian lainnya mengatakan kalau rasa sakit dan kehilangan yang dirasakan setelah menyeleweng memaksa mereka untuk mencari dimensi spiritual di balik hubungan mereka.
Pasangan yang dikhianati juga melakukan semacam pemeriksaan diri. Apakah selama ini sudah menduga adanya penyelewengan? Bagaimana dengan rasa percaya diri Anda? Bagaimana kebutuhan seks Anda? Bagaimana riwayat keluarga Anda? Hidup menjadi tidak sama lagi bagi Anda.
2. Dari penyelewengan bisa diketahui karakteristik hubungan Anda dan pasangan
Apa yang sedang terjadi dan yang tidak terjadi di dalam perkawinan Anda? Hubungan bersifat dinamis dan misterius sehingga batasannya juga berubah-ubah. Meskipun begitu, penyelewengan merupakan pertanda adanya sesuatu yang hilang dari perkawinan Anda. Konflik perkawinan dapat memicu salah satu atau kedua pihak untuk terlibat hubungan di luar nikah dengan orang lain.
Persoalan-persoalan di dalam perkawinan membuat Anda rentan terkena penyelewengan. Meskipun begitu persoalan-persoalan itu bukanlah satu-satunya penyebab penyelewengan. Toh banyak orang yang perkawinannya tidak bahagia malah tidak terlibat perselingkuhan.
Kebanyakan terapis mengatakan kalau perselingkuhan adalah kombinasi berbagai faktor yang akhirnya memuncak dalam bentuk menyeleweng. Meski motivasi yang mendorong mungkin berakar dalam kebutuhan-kebutuhan psikologis seseorang, namun “jatuh cinta” di luar ikatan perkawinan mencakup sejumlah hal yang tidak mudah untuk dijelaskan; kecuali kasus perkasus.
Memperbaiki Kepercayaan, Memberi Maaf
Bagi banyak pasangan yang memutuskan untuk tetap mempertahankan perkawinan setelah penyelewengan, memperbaiki kepercayaan merupakan prioritas pertama. Para terapis menunjukkan bahwa kejujuran dan komunikasi yang terbuka adalah titik untuk memulai babak baru. Itu berarti keduanya perlu kemampuan belajar hal-hal baru dan mengubah harapan-harapan mengenai perkawinan menjadi lebih realistis bagi kedua belah pihak.
Ciri pokok semua jenis penyelewengan, bagi semua pihak, adalah adanya ketidakjujuran. Karena itu, jika Anda hendak mencegah penyelewengan, sebaiknya sejak awal menikah sudah membiasakan pola perilaku yang serba jujur. Tertarik kepada orang lain, apalagi secara fisik adalah hal yang normal; hanya saja Anda musti membicarakan perasaan itu dengan pasangan. Mulailah bicara secara terbuka sejak hari pertama menikah. Dan komunikasi terbuka ini harus terus berjalan sepanjang perkawinan.
Sayangnya, setelah terjadi penyelewengan, orang menghabis-habiskan waktu dengan saling menyalahkan daripada saling memahami dan menyembuhkan. Anda menyalahkan diri sendiri. Menyalahkan hubungan. Menyalahkan suami/istri. Menyalahkan memang gampang. Sementara memahami kepelikan sifat manusia sangat sulit dan membutuhkan waktu.
Ya, waktu. Orang-orang yang telah berhasil menyelamatkan perkawinan mereka dari pukulan perselingkuhan mengakui kalau mereka butuh waktu bertahun-tahun untuk mengatasi penyelewengan.
Kita juga perlu memeriksa kembali bermacam-macam anggapan kita. Sebagian besar orang beranggapan kalau hubungan perkawinan musti bersifat monogami. Tetapi kenyataannya, anggapan kita seringkali terlalu jauh. Kita menganggap kita tahu mengapa penyelewengan sampai terjadi. Kita beranggapan kalau penyelewengan hanya terjadi pada orang-orang yang “nggak bener.” Kita beranggapan kalau pasangan kita akan selalu setia.
Tidak ada perlindungan khusus dari penyelewengan. Tidak seorang pun kebal. Anda harus memperjuangkan perkawinan Anda. Anda harus berjuang demi kejujuran. Dan itu bukan jalur yang mudah.
Yang perlu diingat pula, penyembuhan dari penyelewengan tidak harus berupa mempertahankan perkawinan. Karena persoalannya bukanlah menang atau kalah, melainkan memahami diri sendiri. Tujuannya adalah hidup yang penuh makna.
Jelas bukan hanya tugas satu orang saja untuk mencegah pasangannya menyeleweng. Kita semua adalah penjaga kehidupan kita sendiri. Nah, kalau kita ingin meneruskan perkawinan, kita musti belajar untuk memaafkan – orang lain dan diri sendiri.
Menurut banyak psikolog dan terapis keluarga yang berpengalaman menangani kasus-kasus penyelewengan, jawabannya adalah “Ya!” Asalkan masing-masing bersedia secara jujur berintrospeksi dan menilai pasangannya. Selain itu, keduanya juga musti memiliki kemampuan untuk menilai diri sendiri di dalam situasi yang penuh kegalauan tersebut; suatu kemampuan yang dapat dipelajari.
Juga perlu diingat bahwa Anda tidak sendirian di dunia ini. Bukan hanya Anda sendiri yang dikhianati pasangan. Dan bukan Anda saja yang menyeleweng. Memang statistik berbeda-beda, tetapi menurut salah satu survai, sebanyak 37 persen lelaki menyeleweng dan 20 persen dari perempuan yang sudah menikah pernah berselingkuh. Tentu tidak seorang pun yang tahu berapa jumlah yang pasti. Yang jelas, orang yang bisa berbohong kepada suami/istrinya, tentu juga bisa berbohong kepada para peneliti.
Setelah Penyelewengan, Lalu Apa?
Para peneliti dan mereka yang pernah lolos dari terkaman perceraian tentu mendorong Anda untuk mencari bantuan dan menghadapi segala persoalan yang mendorong Anda atau pasangan untuk terlibat dalam perselingkuhan.
Penyelewengan seringkali mencerminkan persoalan-persoalan yang jauh lebih dalam – pada individu maupun dalam hubungan perkawinan – yang menjadi panggung bagi penyelewengan. Psikolog Shirley Glass menyarankan orang untuk mengkaji pokok-pokok masalah berikut ini:
1. Apa yang dikatakan penyelewengan itu mengenai individu?
Kajilah semua persoalan pribadi, apakah merasa kesepian, kurang percaya diri, hiperseksualitas, krisis paruh baya yang membuat anda mempertanyakan segala hal tentang kehidupan Anda – pekerjaan, perkawinan, dan posisi Anda di dalam masyarakat. Bahkan mungkin ada riwayat keluarga melakukan penyelewengan sehingga berselingkuh merupakan “perilaku yang dipelajari” dan secara tersirat diagungkan dan didukung.
Bagi banyak orang, penyelewengan adalah peristiwa yang mampu mengubah hidupnya. Perselingkuhan kerap mendorong introspeksi diri dan bisa memicu perubahan arah kehidupan seseorang. Sebagian orang akhirnya mulai “tumbuh dewasa” setelah menyeleweng. Sebagian lainnya mengatakan kalau rasa sakit dan kehilangan yang dirasakan setelah menyeleweng memaksa mereka untuk mencari dimensi spiritual di balik hubungan mereka.
Pasangan yang dikhianati juga melakukan semacam pemeriksaan diri. Apakah selama ini sudah menduga adanya penyelewengan? Bagaimana dengan rasa percaya diri Anda? Bagaimana kebutuhan seks Anda? Bagaimana riwayat keluarga Anda? Hidup menjadi tidak sama lagi bagi Anda.
2. Dari penyelewengan bisa diketahui karakteristik hubungan Anda dan pasangan
Apa yang sedang terjadi dan yang tidak terjadi di dalam perkawinan Anda? Hubungan bersifat dinamis dan misterius sehingga batasannya juga berubah-ubah. Meskipun begitu, penyelewengan merupakan pertanda adanya sesuatu yang hilang dari perkawinan Anda. Konflik perkawinan dapat memicu salah satu atau kedua pihak untuk terlibat hubungan di luar nikah dengan orang lain.
Persoalan-persoalan di dalam perkawinan membuat Anda rentan terkena penyelewengan. Meskipun begitu persoalan-persoalan itu bukanlah satu-satunya penyebab penyelewengan. Toh banyak orang yang perkawinannya tidak bahagia malah tidak terlibat perselingkuhan.
Kebanyakan terapis mengatakan kalau perselingkuhan adalah kombinasi berbagai faktor yang akhirnya memuncak dalam bentuk menyeleweng. Meski motivasi yang mendorong mungkin berakar dalam kebutuhan-kebutuhan psikologis seseorang, namun “jatuh cinta” di luar ikatan perkawinan mencakup sejumlah hal yang tidak mudah untuk dijelaskan; kecuali kasus perkasus.
Memperbaiki Kepercayaan, Memberi Maaf
Bagi banyak pasangan yang memutuskan untuk tetap mempertahankan perkawinan setelah penyelewengan, memperbaiki kepercayaan merupakan prioritas pertama. Para terapis menunjukkan bahwa kejujuran dan komunikasi yang terbuka adalah titik untuk memulai babak baru. Itu berarti keduanya perlu kemampuan belajar hal-hal baru dan mengubah harapan-harapan mengenai perkawinan menjadi lebih realistis bagi kedua belah pihak.
Ciri pokok semua jenis penyelewengan, bagi semua pihak, adalah adanya ketidakjujuran. Karena itu, jika Anda hendak mencegah penyelewengan, sebaiknya sejak awal menikah sudah membiasakan pola perilaku yang serba jujur. Tertarik kepada orang lain, apalagi secara fisik adalah hal yang normal; hanya saja Anda musti membicarakan perasaan itu dengan pasangan. Mulailah bicara secara terbuka sejak hari pertama menikah. Dan komunikasi terbuka ini harus terus berjalan sepanjang perkawinan.
Sayangnya, setelah terjadi penyelewengan, orang menghabis-habiskan waktu dengan saling menyalahkan daripada saling memahami dan menyembuhkan. Anda menyalahkan diri sendiri. Menyalahkan hubungan. Menyalahkan suami/istri. Menyalahkan memang gampang. Sementara memahami kepelikan sifat manusia sangat sulit dan membutuhkan waktu.
Ya, waktu. Orang-orang yang telah berhasil menyelamatkan perkawinan mereka dari pukulan perselingkuhan mengakui kalau mereka butuh waktu bertahun-tahun untuk mengatasi penyelewengan.
Kita juga perlu memeriksa kembali bermacam-macam anggapan kita. Sebagian besar orang beranggapan kalau hubungan perkawinan musti bersifat monogami. Tetapi kenyataannya, anggapan kita seringkali terlalu jauh. Kita menganggap kita tahu mengapa penyelewengan sampai terjadi. Kita beranggapan kalau penyelewengan hanya terjadi pada orang-orang yang “nggak bener.” Kita beranggapan kalau pasangan kita akan selalu setia.
Tidak ada perlindungan khusus dari penyelewengan. Tidak seorang pun kebal. Anda harus memperjuangkan perkawinan Anda. Anda harus berjuang demi kejujuran. Dan itu bukan jalur yang mudah.
Yang perlu diingat pula, penyembuhan dari penyelewengan tidak harus berupa mempertahankan perkawinan. Karena persoalannya bukanlah menang atau kalah, melainkan memahami diri sendiri. Tujuannya adalah hidup yang penuh makna.
Jelas bukan hanya tugas satu orang saja untuk mencegah pasangannya menyeleweng. Kita semua adalah penjaga kehidupan kita sendiri. Nah, kalau kita ingin meneruskan perkawinan, kita musti belajar untuk memaafkan – orang lain dan diri sendiri.
Labels:
infidelity,
relationships,
sex affair
Subscribe to:
Posts (Atom)

